5 tahun sudah berlalu, kau pergi meninggalkan ku
tanpa alasan yang pasti. hanya kaliamat mu yang selalu ku ingat “tunggu aku di tempat ini, aku akan kembali
untuk mu,aku pergi hanya 3 tahun tak lama dari itu.” numun dimana kamu sekarang,
ini sudah lebih dari 3 tahun, bagai mana kabar mu,seperti apa diri mu,apa kamu
lupa atau kamu sudah mendapat pengganti ku???.
Itu selalu mutar di pikiran ku,
pertanyaan-pertanyaan yang tidak pernah terjawab selama ini.
Namun ku coba terus untuk mencari informasi tenatang
nya di media social. dari mulai akun
pribadinya,bertanya ke teman-teman dekat nya ,sodara-sodarany,semuanya
nihil tak ada yang menjawab satu pun dan tak ada yang memberi informasi tentang
dia kepada ku.
Sempat ku berputus asa dan rasa nya ingin sekali
mengakhiri hidup ku dengan harapan kalau dia sudah tiada aku ingin bertemunya
di surga. tapi jika dia masih hidup aku ingin melihatnya datang menemuiku walau
mungkin aku sudah tak bernyawa dan tak bisa bangun kembali.
Hari-hari ku selalu di selimuti ke gundaan dan air
mata di setiap kali ku mengingat tentangnya . bayangan-bayangan ku denganya
selalu saja muncul “hehehehe kamu lucu
deh”ucap nya “lucu apanya emang nya aku
badut apa lucu” bayangan itu membuat ku tersenyum sendiri. “loh kamu kenapa ko nangis” “aku gak apa-apa ko hanya saja tadi
tersandung dan jatoh” “sini aku tiupin
biar cepet sembuh.”
“hey!!! Nak kenapa kamu menangis”ucap seorang wanita
yang duduk di samping ku. Seketika aku tersadar dari lamunan itu “emm,ngga apa-apa ko bu,hanya kelilipan”ucap
ku. Sunggu bayangan-bayangan itu selalu membuat ku menangis.
Hingga pada akhir nya entah ada angin dari mana aku
pun mendapat kan pesan dari nomor yang sama sekali tidak aku kenal “maaf kayla bukan ya?”tulis di dalam pesan
itu . aku pun membalas pesannya “iya,ini
siapa ya?” aku membalasnya sambil bertanya siapa yang mengirim pesan itu kepada
ku. “aku nisa kakak nya arman”balas nya
yang ternyata kakak dari orang yang aku cari selama ini “ooh,kak nisa,gimana kabar arman kak, aku
sudah lama menunggu kabar dari nya”balas ku,saat itu hati ku mulai sedikit
lega “arman ingin bertemu denganmu,kamu
bisa kan kesini sekarang.”
Hati ku sangat lega dan senang arman meminta untuk
bertemu dengan ku, pertanyaan-pertanyaan ku sudah mulai terjawab. Tapi kenapa
ada yang janggal dengan semua ini ,kenapa arman gak menghubungi ku langsung,
kenapa dia meminta aku untuk kerumahnya dan kenapa gak ngajak di tempat bisa
ketemu. Ya sudah lah mungkin dia ingin aku lebih dekat lagi dengan keluarganya,
perasaan ku pun tak karuan,kebahagianaan ku sudah mulai kembali,arman ku
kembali.
Aku pun segera pargi ke rumah arman untuk menemui nya,ku bawakan makanan
favoritnya .
Setibanya di rumah arman aku pun di buat bingun,kenapa
banyak orang!!, kenapa mereka menangis!!,ku langkankan kaki ku perlahan
memasuki rumah arman.
Dan di dalam rumah pun banyak orang yang menangis.
ada apa ini!!,kenapa semuanya mangis!! ,di mana arman!!,siapa yang meninggal??. Ka nisa pun menghampiri ku sambil mangis “hiks…hiks….hiks…hiks…”
dia memeluk ku sangat kencang. Aku pun
semankin bingung “ada apa ya ka,ko pada
nangis,arman mana ka”ujur ku bertanya kepada ka nisa “arman hiks…hiks…”potong ka nisa “arman kenapa ka?.”tanya ku dengan nada
bergetar “arman meninggal de hiks….hiks…”ujur
ka nisa menunjuk kearah arman , membuta ku kaget dan lari memeluk arman yang
sudah berbaring kaku. “de,ada surat dari arman untuk kamu,arman juga sudah
harus di makam kan sekarang de kasihan kalau dia menunggu terlalu lama”ujur ka
nisa memberikan surat itu pada ku “di
buka nya nanti ya de setelah kamu di rumah”lanjutnya .
Air mata pun terus membasahi pipi ku dan ka nisa
terus memeluk ku erat. Setibanya di pemakaman enatah hal apa yang mengingatkan
ku tentang arman yang membuat ku menangis histeris seakan ku ingin sekali
menyusulnya.
Selesai acara pemakaman aku pun segera pulang
kerumah karna aku masih tak percaya orang yang aku tunggu kini harus tiada,aku
ambil surat yang di berikan ka nisa . aku mulai membuka dan membacanya
“maafin aku Kayla aku sudah berbohong kepada kamu
sebenarnya aku tidak pergi kemana-mana,aku hanya tidak ingin kamu tau penyakit
yang aku derita selama ini,aku tidak ingin membuatmu sedih dan aku meminta
waktu 3 tahun kepada mu karna aku berharap dalam 3 tahun itu menyakit ku akan
sembuh atau setidak nya akan lebih membaik,tapi ternyata aku salah, penyakit ku
semakin parah,keadaan ku semakin memburuk,karna itu aku tidak menemui mu lagi,aku tak ingin melihat mu menangis dan
aku mohon setelah kamu membaca surat ini kamu jangan menangis,buka lembar baru
baru mu dan lupakan aku.
ARMAN.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar