Minggu, 14 Oktober 2018

Cintamu Bukan Untuku

Sudah sangat lama sekali aku mengenal hamid. Dia adalah teman ku sejak smp,dari dulu kami berdua memang sudah sangat dekat bahkan dia sudah sepetri sodaraku sendiri dan semanjak  acara kelulusan sekolah aku dengan hamid tidak lagi bersama.
 kami meneruskan jalannya masing-masing akan tetapi komunikasi kami tidak pernah terputus,perhatian hamid yang selalu dia berikan ke aku pun tidak pernah putus,dia selalu mengingatkan ku tentang hal apa saja setiap saat ,dia selalu mensuport ku tentang segala hal yang ingin aku capai,tapi sayang nya 1 hal yang dia tidak pernah setuju dengan ku kalau aku memiliki kekasih “kamu tuh harusnya inget sayang apa yang kamu impikan,apa yang kamu cita-citakan buat lah orangtua mu bangga dengan prestasi-prestasi mu”itu yang selalu dia katakan
Hari berlalu begitu cepat,minggu pun telah berganti bulan,bulan telah berganti tahun perasaan ku kepada hamid semakin kuat tanpa ku sadari bahwa aku telah mencintainya sejak aku smp,entah apa yang membuat ku jatuh cinta pada hamid apa karena perhatian yang selalu iya berikan tapi entah aku pun tak tau banyak tentang cinta.
Di selah satu caffe yang bisa aku dan hamid makan tak sengaja aku ketemu dengan hamdi. Betapa habagianya aku bisa bertemu dengan nya “aa”sapa ku pada hamid “dede caktik,aa kangen banget sama kamu sayang”ucap nya memeluk tubuh ku “aku juga a,kangen banget”aku membalas pelukannya dengan erat dan tiba-tiba ada seorang wanita yang menghampiri kami “yank”panggil wanita itu kepada hamid,aku bingung kenapa wanita itu memanggil hamid ‘yank’ “ini siapa a?”tanya ku “ini pacar aa de,dia calon kaka ipar kamu,cantik kan?namanya devi”ucap hamid membuat ku terkejut “devi”ucap devi mengulurkan tangannya.  “pacar???”ucap ku bingung “iya ini pacar aa sayang”jawab hamid   “maaf aku harus pergi”ucapku,hati ku hancur seketika mendengar devi adalah pacarnya hamdi,orang yang selama ini aku pikir memiliki perasaan yang sama ternyata dia diam-diam meiliki seorang kekasih.
“ade kamu kenapa yank?”tanya devi  “aku juga gk tau,emm aku susul dia,kamu pulang sendiri ngga apa-apa kan?”ucap hamdi  “iya udah ngga apa-apa”ucap devi.  hamid pun mengejar ku dengan sepeda motornya.
Tak ada pilihan lain bagiku salain kedanau dimana aku selalu meluapkan segala isi hati ku di danau itu “TUNAHHHHH kau tak adil pada ku hiks…hiks…hiks… aku yang pertama kali bertemu dengannya,aku yang mengenal nya begitu dekat harus patah hati karenanya hiks…hiks…sedangkan dia,yang baru mengelannya bisa memilikin nya hiks…hiks…ini ngga adil tuhan ngga adil”teriak ku dan menangis sejadi-jadinya perasaan ku hancur rasa nya sudah tak ada lagi kehidupan di hidup ku. tiba-tiba saja ada sebuah tangan yang memeluk ku dari belakag dan ikut menangis  “maafin aa udah buat kamu nangis,kanapa ngga pernah bilang ke aa sayang”ucap hamid membalikan tubuh ku, sehingga aku dangannya berhadapan,aku pun hanya menundukan kepala ku “liat aa sayang,aa memang cinta sama kamu,aa sayang,aa perhatian sama kamu,tapi sebangai seorang kaka kepada adiknya”jelasnya   “tapi aku cinta sama aa,aku ngga mau kehilanggan aa”ucap ku “justru karena aa ngga mau kehilangan kamu, kalau aa jadiin kamu pacar kita ngga akan perhan tau sampai di mana hubungan itu,bisa saja kita putus terus saling menjauh,aa gk mau seperti itu.pacar itu pasti ada yang namanya mantan sedangkan adik,ngga ada yang namanya mantan adik”jelas hamid mencoba menjelaskan alasanya,aku pun memeluk tubuhnya dengan erat dan dia membalas pelukan ku.
Di situ lah aku sadar bahwa memang hubungan seperti ini lah yang terbaik untuk ku dan hamid.jika pacar ada mantan tapi tidak untuk adik.

            THE AND