kami
meneruskan jalannya masing-masing akan tetapi komunikasi kami tidak pernah
terputus,perhatian hamid yang selalu dia berikan ke aku pun tidak pernah
putus,dia selalu mengingatkan ku tentang hal apa saja setiap saat ,dia selalu
mensuport ku tentang segala hal yang ingin aku capai,tapi sayang nya 1 hal yang
dia tidak pernah setuju dengan ku kalau aku memiliki kekasih “kamu tuh harusnya
inget sayang apa yang kamu impikan,apa yang kamu cita-citakan buat lah orangtua
mu bangga dengan prestasi-prestasi mu”itu yang selalu dia katakan
Hari berlalu begitu cepat,minggu pun telah berganti
bulan,bulan telah berganti tahun perasaan ku kepada hamid semakin kuat tanpa ku
sadari bahwa aku telah mencintainya sejak aku smp,entah apa yang membuat ku
jatuh cinta pada hamid apa karena perhatian yang selalu iya berikan tapi entah
aku pun tak tau banyak tentang cinta.
Di selah satu caffe yang bisa aku dan hamid makan
tak sengaja aku ketemu dengan hamdi. Betapa habagianya aku bisa bertemu dengan nya
“aa”sapa ku pada hamid “dede caktik,aa kangen banget sama kamu sayang”ucap nya
memeluk tubuh ku “aku juga a,kangen banget”aku membalas pelukannya dengan erat
dan tiba-tiba ada seorang wanita yang menghampiri kami “yank”panggil wanita itu
kepada hamid,aku bingung kenapa wanita itu memanggil hamid ‘yank’ “ini siapa
a?”tanya ku “ini pacar aa de,dia calon kaka ipar kamu,cantik kan?namanya devi”ucap
hamid membuat ku terkejut “devi”ucap devi mengulurkan tangannya. “pacar???”ucap ku bingung “iya ini pacar aa sayang”jawab
hamid “maaf aku harus pergi”ucapku,hati
ku hancur seketika mendengar devi adalah pacarnya hamdi,orang yang selama ini
aku pikir memiliki perasaan yang sama ternyata dia diam-diam meiliki seorang
kekasih.
“ade kamu kenapa yank?”tanya devi “aku juga gk tau,emm aku susul dia,kamu
pulang sendiri ngga apa-apa kan?”ucap hamdi
“iya udah ngga apa-apa”ucap devi.
hamid pun mengejar ku dengan sepeda motornya.
Tak ada pilihan lain bagiku salain kedanau dimana
aku selalu meluapkan segala isi hati ku di danau itu “TUNAHHHHH kau tak adil
pada ku hiks…hiks…hiks… aku yang pertama kali bertemu dengannya,aku yang
mengenal nya begitu dekat harus patah hati karenanya hiks…hiks…sedangkan dia,yang baru mengelannya bisa memilikin nya hiks…hiks…ini ngga adil tuhan ngga
adil”teriak ku dan menangis sejadi-jadinya perasaan ku hancur rasa nya sudah
tak ada lagi kehidupan di hidup ku. tiba-tiba saja ada sebuah tangan yang
memeluk ku dari belakag dan ikut menangis “maafin aa udah buat kamu nangis,kanapa ngga
pernah bilang ke aa sayang”ucap hamid membalikan tubuh ku, sehingga aku
dangannya berhadapan,aku pun hanya menundukan kepala ku “liat aa sayang,aa
memang cinta sama kamu,aa sayang,aa perhatian sama kamu,tapi sebangai seorang
kaka kepada adiknya”jelasnya “tapi aku
cinta sama aa,aku ngga mau kehilanggan aa”ucap ku “justru karena aa ngga mau
kehilangan kamu, kalau aa jadiin kamu pacar kita ngga akan perhan tau sampai di
mana hubungan itu,bisa saja kita putus terus saling menjauh,aa gk mau seperti itu.pacar
itu pasti ada yang namanya mantan sedangkan adik,ngga ada yang namanya mantan
adik”jelas hamid mencoba menjelaskan alasanya,aku pun memeluk tubuhnya dengan
erat dan dia membalas pelukan ku.
Di situ lah aku sadar bahwa memang hubungan seperti
ini lah yang terbaik untuk ku dan hamid.jika pacar ada mantan tapi tidak untuk
adik.
THE AND
Tidak ada komentar:
Posting Komentar